Bukan, bukan dokternya yang menakutkan.
Dokter, di mataku tergolong pekerjaan mulia.
Dia adalah salah satu uluran tangan Tuhan,
Yang mengabdikan hidup untuk membantu sesama.
Ladang pahalanya besar.
Ini bukan tentang dokter.
Melainkan, tentang sebuah ketakutan,
Dari apa yang akan dikatakan oleh dokter,
Mengenai sebuah diagnosa penyakit pasiennya.
Karena mungkin tak banyak orang yang tau,
Akan jadi seperti apa hidup seseorang pasien, pasca dia mendengar diagnosa dokter tersebut.
Ini, tentang keputusan masa depan seseorang.
Ini, tentang kebermaknaan hidup seseorang.
Bertahun saya belajar ilmu psikologi.
Bertahun saya menghadapi manusia dengan kemungkinan-kemungkinan responnya terhadap situasi.
Tak ada yang sama.
Ada yang positif, ada yang negatif.
Tapi, bagaimana jika situasi itu menyangkut masa depannya?
Bagaimana jika situasi itu menyangkut akan seperti apa dia menjalani hari-hari berikutnya?
Bukan sekedar sakitnya, tapi makna hidupnya,
Yang mungkin akan ada perbedaan.
Dokter bukan Tuhan, tapi,
Tuhan adalah dokter terbaik.
Jadi, apapun yang akan dikatakan oleh dokter, harusnya aku lebih percaya pada Tuhan.
Dia yang akan memberikan hal-hal terbaik bagi manusia,
Meski apapun yang akan terjadi esok.